Yogyakarta — Pemerintah mengumumkan perkembangan terbaru proyek perluasan jaringan serat optik nasional, yang kini telah menjangkau hingga 35% wilayah tambahan di Indonesia bagian timur dan beberapa daerah pedalaman.
Pembangunan infrastruktur ini bertujuan meningkatkan kualitas internet, memeratakan akses digital, serta mendukung transformasi layanan publik berbasis digital. Dengan jaringan serat optik baru, masyarakat di daerah terpencil dapat menikmati koneksi internet dengan kecepatan lebih baik dan latensi lebih rendah.
Program ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi digital baru, seperti UMKM online, pendidikan jarak jauh, serta layanan kesehatan digital (telemedicine).

